Entri Populer

Jumat, 19 November 2010

Lara yang terukir

ketika kalut datang .
ingin ku menjerit .
melepas semua rasa dalam diri yang jujur tak sanggup aku hadapi.
satu kata yang menghancurkan semua mimpi dalam waktu sekejap.
bahkan air mata pun sudah tertampung di ujung kelopak mata yang tak berani mengalir.
tak ingin dimengerti, bahkan dipahami .
hanya ingin dirasakan.
kebebasan yang tergambar dalam lukisan realita tak sama dengan yang ku jalani.
mencurahkan semua pada mereka pun rasanya percuma.
hanya akan mendapat sebelah mata yang paling aku benci.
lihat ,lihat lara yang terukit ini.
tak cukup kah batin yang tersiksa menjadi saksi.
saksi sebuah rasa penyesalan dalam diri yang terdalam.

rasa ku berbeda dengan rasamu

berulang kali menahan hati yang tergores.
tak bisa terlihatkah ???
percuma berkata, jika selalu terulang .
mengertilah....
rasa kita berbeda,  tak pernah sama.
aku tahu semua yang ada dalam logika ku tak serupa dengan kenyataan .
tapi tolong pahami.
hati ini sudah berlubang cukup besar.
bahkan sangat besar.
kututupi lubang ini dengan mimpi yang terlintas.
membohongi hati adalah suatu hal yang menyakitkan.
ingin ku urai semua kepada mu .
tapi dirimu belum ada dalam logika ku ..........


by : farah .